Enjoyjambi's Blog

Just another WordPress.com weblog

Pariwisata Muara Jambi December 9, 2009

Filed under: Muara Jambi,TOUR — enjoyjambi @ 10:24 am
Tags: , , ,

1. Situs Purbakala Kompleks Percandian “ Muaro Jambi”

Situs kepurbakalaan Muaro Jambi merupakan situs peninggalan purbakala terluas di Indonesia, membentang dari barat ke timur sepanjang 7,5 km di tepian Sungai Batanghari, dengan luas ± 12 km². Peninggalan ini terbentang dari desa Muaro Jambi dan desa Danau Lamo di bagian barat hingga desa Kemingking Dalam, Kecamatan Muaro Sebo di bagian Timur, Kabupaten Muaro Jambi.Dari Kota Jambi situs purbakala ini dapat dicapai melalui jalur darat sekitar 30 menit ke arah timur Kota menuju Pelabuhan Talang Duku, kemudian dilanjutkan dengan jalur sungai menyeberangi Sungai Batanghari ke desa Muaro Jambi. Atau dapat pula dicapai melalui perjalanan darat langsung ke dekat situs melalui jalur memutar ke arah barat Kota, menyeberangi jembatan Aur Duri, kemudian dilanjutkan lewat desa Jambi Kecil ke arah situs.

Museum Situs berada di lokasi pusat kunjungan kepurbakalaan Muaro Jambi. Merupakan gedung pusat informasi & tempat penyimpanan koleksi temuan purbakala yang berasal dari situs, baik dari hasil penelitian maupun temuan penduduk Muaro Jambi. Di dalamnya terpajang beraneka ragam koleksi yang menggambarkan keagungan nilai-nilai peninggalan purbakala Situs Muaro Jambi seperti : arca, belanga, padmasana, manik-manik, mata uang, bata berhias, serta keramik-keramik baik asing maupun tembikar lokal. Diantara peninggalan yang ditemukan adalah :

  • Arca Prajnaparamita

Arca dalam wujud dewi ini dalam agama Budha Tantrayana merupakan Dewi Kebijaksanaan, sebagai simbol tercapainya Sunyata (kebenaran tertinggi) yang berupa Sakti (unsur wanita). Digambarkan dalam Dharma-cakramudra, yaitu sikap tangan ‘sedang memutar roda dharma’, serta sikap duduk vajraparyangka, kaki melipat bersikap padmasana (lotus/teratai), sebagai lambang kesucian yang hidup dalam tiga alam; tanah, air dan udara yang merupakan unsur kehidupan dalam agama Budha.

  • Belanga

Belanga yang tersimpan di Museum Situs ini merupakan temuan wadah logam terbesar dari Situs Muaro Jambi. Mempunyai berat 160 kg serta tinggi 67 cm, dengan diameter lingkar bibir 106 cm. Ditemukan penduduk setempat ketika sedang menggali tanah tak jauh dari kompleks Candi Kedaton.

a. Candi Gumpung

Lokasi Kompleks Candi Gumpung terletak di pusat kunjungan wisata Percandian Muaro Jambi, tepatnya berhadapan dengan Museum Situs. Kompleks candi ini dikelilingi pagar tembok sepanjang 150 x 155 m, dengan gapura utama berada di sisi timur. Di dalamnya selain terdapat candi induk, juga terdapat sisa candi perwara, salah satunya berada tepat didepannya.Pada waktu dilakukan pemugaran tahun 1982 hingga 1988, telah diselamatkan beberapa temuan penting, diantaranya arca Prajnaparamita, dan sebuah padmasana bata (lapik/dudukan arca), peripih candi, wajra, serta potongan gelang perunggu yang saat ini tersimpan di Museum Situs.Sedang temuan besar lain berupa makara batu berukir sangat indah dan kini terpasang pada salah satu pipi tangga candi utama. Menarik untuk tidak dilewatkan yaitu tetap dilestarikannya sisa-sisa pagar tembok yang telah rubuh, yang terletak di depan candi di sisi timur laut.

b. Kolam Telago Rajo

Nama Telago Rajo diambil dari istilah penduduk setempat menamai sebuah kolam kuno yang terletak di depan Candi Gumpung, atau sebelah timur Museum Situs. Kolam ini berukuran 100 x 200 m, yang selalu tergenang air dengan kedalaman 2-3 m, dari permukaan tanah. Kemungkinan besar pada masa lalu kolam ini berfungsi sebagai resevoir (waduk persediaan air).

c. Candi Tinggi

Dari kompleks Candi Gumpung apabila anda melihat ke arah timur laut dengan jarak ± 200 m dapat terlihat sebuah candi lain yang menjulang lebih tinggi. Candi inilah yang disebut Candi Tinggi. Halaman Kompleks Candi Tinggi dikelilingi pagar tembok dengan gapura utama menghadap ke sebelah timur sedangkan gapura lain berada di sisi barat. Didalamnya terdapat candi induk dan 6 candi perwara.
Pada candi induk terdapat tangga naik menuju kedua teras candi dengan tubuh bangunan makin mengecil pada puncaknya. Beberapa temuan yang sekarang tersimpan di Museum Situs, antara lain sejumlah potongan benda dari besi dan perunggu, pecahan arca batu, fragmen keramik asing dari Cina asal abad ke-9 hingga ke-14 Masehi. Disamping itu juga terdapat bata-bata kuno yang digores dengan tulisan yang lazim dipakai pada abad ke-9 Masehi, sezaman dengan tulisan prenagari.

d. Candi Kembar Batu

Lokasi Candi Kembar Batu dapat ditempuh dari Candi Tinggi ke arah tenggara dengan jarak ± 250 m. Kompleks candi dibatasi parit dan panggar tembok keliling dengan pintu gerbang terletak di sisi timur, serta didalamnya terdapat candi induk dan sejumlah candi perwara. Pada waktu dilakukan ekskavasi berhasil diselamatkan sebuah gong kuno dari perunggu bertuliskan huruf Cina, dan kini benda itu menjadi koleksi Museum Negeri Jambi. Selain itu juga ditemukan pula bata bergambar, bergores serta bertulis, dan keramik asing dari masa Dinasti Sung yang dapat kita lihat di Museum Situs.

e.  Candi Astano

Candi Astano berada sekitar 1.250 m arah timur Candi Tinggi. Bangunan candi induk unik, berbeda bentuk dibanding candi-candi lain yang ada di Situs Muaro Jambi. Bentuk bangunan memiliki 12 sisi, menurut penafsiran para ahli, bentuk tersebut merupakan gabungan tiga bangunan yang masing-masing berbeda usianya atau dibangun lebih dari satu kali. Selain itu di lokasi candi juga ditemukan dau buah padmasana (lapik/dudukan arca), keramik asing dari masa Dinasti Sung dan ratusan manik-manik.

f. Candi Gedong 1 dan Candi Gedong 2

Kedua candi letaknya saling berdampingan, Candi Gedong 1 berada di sisi timur dan Candi Gedong 2 terletak di sebelah barat. Kedua candi induk sama-sama memiliki tangga masuk dari sisi timur.

g. Candi Kedato

Kompleks candi terletak di sebelah utara jalan raya, sebelum pintu gerbang masuk kawasan wisata Situs Muaro Jambi, atau dapat dicapai dari pusat kunjungan ke arah barat melalui Candi Gedong 1 dan 2. Candi Kedaton merupakan kompleks candi terbesar yang ada di Situs Muaro Jambi. Halaman kompleks dikelilingi pagar tembok, reruntuhannya masih dapat ditemui, dan diperkirakan memiliki panjang yang mengelilingi wilayah 215 x 250 m. Di dalam kompleks terdapat candi induk yang menghadap ke utara dan berdenah bujur sangkar berukuran 26 x 26 meter.

Bangunannya mudah dikenali karena bentuknya yang besar dan pada salah satu dinding sisi barat terdapat longsoran berangkal berwarna putih yang merupakan bagian dari batu isian bangunan. Kebesaran candi juga tampak dari aneka ragam temuan purbakala seperti padmasana batu, umpak-umpak batu, ubin bata serta tidak jauh dari lokasi candi pernah ditemukan sebuah belanga yang cukup besar, yang kini tersimpan di Museum Situs.

h. Candi Kotomahligai

Lokasi kompleks candi terletak paling barat dari gugusan percandian Muaro Jambi. Dari pusat kunjungan wisata situs purbakala Muaro Jambi berjarak ± 4 km, yang secara administratif terletak di wilayah Desa Danau Lamo kecamatan Muarosebo. Pada kompleks candi terdapat candi induk dan candi perwara, selain itu juga terdapat sisa-sisa dinding tembok suatu bangunan yang terdiri dari beberapa ruangan. Wilayah dengan luas ± 10.850 m² ini juga dikelilingi pagar tembok. Pada halaman ini pernah ditemukan dua buah arca gajah, satu diantaranya berupa Gajah Singha seperti yang ditemukan di Candi Gedong 2. Kedua arca tersebut telah dipindahkan dan disimpan di Museum Situs.

i. Warisan Budaya Bernilai Tinggi

Bangunan-bangunan candi dan bekas reruntuhannya menunjukkan bahwa di masa lalu situs Percandian Muaro Jambi pernah menjadi pusat peribadatan. Terdapat petunjuk kuat dari peninggalan yang ditemukan bahwa Percandian Muaro Jambi adalah pusat peribadatan agama Budha Tantri Mahayana.

Petunjuk tersebut terlihat selain dari candinya sendiri juga dari ragam temuan sarana ritual seperti, Arca Prajnaparamita, reruntuhan stupa, arca gajah singha, wajra besi serta tulisan-tulisan mantra yang dipahatkan pada lempengan emas atau digoreskan pada bata. Diantara bata-bata yang bertulis terdapat suku kata ‘Wijaksana’, kemudian sebutan ‘wajra’ pada lempengan emas, serta aksara nagari pada batu permata berbunyi ‘tra-tra’. Selain itu, di situs ini juga ditemukan peninggalan berupa keramik dari Cina masa Dinasti Song (abad ke 11-12 Masehi), yang mengindikasikan adanya hubungan internasional yang telah terjadi pada masa itu. Sementara penemuan keramik Eropa abad ke-19 membenarkan adanya ekskavasi yang pernah dilakukan oleh Perwira Inggris dan sarjana Belanda abad ke 19-20.Penemuan lain berupa manik-manik, perhiasan, tembikar, pecahan genting, dan sisa-sisa peralatan rumah tangga, bandul jaring/jala untuk menangkap ikan, dll., menunjukkan bahwa kawasan yang mengelilingi kompleks percandian ini juga pernah menjadi kawasan pemukiman, yang diduga kuat merupakan tempat bermukimnya para biksu dan pelajar Budha di masa lalu.

j. Makam Puteri Selaras Pinang Masak,
Orang Kayo Gemuk & Orang Kayo Pedatara

Wilayah pemakaman kuno Kesultanan Melayu Jambi

Lokasi : Kecamatan Kumpeh Ulu, Desa Pemunduran, 20-22 km dari Kota Jambi, terpisah masing-masing sejauh ± 1 km dan masing-masing berada di area seluas ± 100 m²
Wisata : Terdapat makam-makam leluhur Kesultanan Melayu Jambi

Puteri Selaras Pinang Masak adalah Ibunda Orang Kayo Hitam,
Orang Kayo Gemuk adalah anak bungsu wanita dari Puteri Selaras Pinang Masak dan Datuk Paduko Berhalo,
Orang Kayo Pedataran adalah anak kedua dari Puteri Selaras Pinang Masak dan Datuk Paduko Berhalo

k. Taman Wisata Indah Setiti

Taman Rekreasi yang merupakan usaha swasta

Lokasi : Kecamatan Jaluko, 21 km arah barat dari Kota Jambi, menempati areal seluas ±10 ha
Wisata : Dalam taman ini terdapat berbagai sarana permainan anak-anak, goa-goa buatan, serta danau buatan untuk bermain sepeda air dan sampan

l . Taman ACI

Taman Rekreasi yang merupakan usaha swasta

Lokasi : Kecamatan Kumpeh Ulu, 20 km arah timur dari Kota Jambi, menempati areal seluas ± 10 ha
Wisata : Dalam taman ini terdapat berbagai sarana permainan anak-anak, lintasan go-cart serta danau buatan untuk bermain sepeda air dan sampan
:
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s