Enjoyjambi's Blog

Just another WordPress.com weblog

Pengungsi Sri Lanka Tinggalkan Tanjungpinang December 20, 2009

Filed under: ECONOMY — enjoyjambi @ 5:22 am
Tags: ,

Bagaimanakah kabar pengungsi Sri Lanka yang keberadaannya ditolak pemerintah Riau karena Riau sebagai kepulauan tidak siap untuk menampung para pengungsi itu? Dari uraian berita Liputan 6 tanggal 19/12/2009 pukul 19:39 WIB didapat informasi bahwa Sebanyak 15 orang pengungsi Tamil, Sri Lanka, Sabtu (19/12) pagi tadi meninggalkan pusat tahanan imigrasi Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Para pengungsi itu meninggalkan Tanjungpinang menuju Batam dengan feri sebelum kemudian diterbangkan ke Jakarta.

Mereka bersedia meninggalkan Tanjungpinang setelah memperoleh kepastian tempat negara penjamin suaka, yakni Australia dan Kanada. Kelima belas pengungsi tersebut adalah bagian dari puluhan pengungsi Sri Lanka yang diselamatkan di perairan Indonesia oleh kapal Australia Oceanic Viking. Hal itu terjadi setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam di Perairan Internasional dekat Indonesia.

Sebagian besar pengungsi Tamil, Sri Lanka tersebut menolak turun dari Kapal Oceanic Viking karena khawatir dipenjara. Hal itu membuat kasus ini berlarut-larut. Ditambah lagi adanya silang pendapat terkait tanggung jawab antara pemerintah Australia dan Indonesia [baca: Izin Tinggal Oceanic Viking Diperpanjang].

Australia yang merupakan negara tujuan sebagian besar pencari suaka asal Sri Lanka, Irak dan Afghanistan, saat ini berupaya membendung serbuan para pengungsi. Untuk itu, Australia telah bekerja sama dengan badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mengurusi pengungsi (UNHCR).

Sedangkan berdasarkan Tanggapan Deplu Terhadap Petisi Mengenai Pengungsi Sri Lanka di Merak adalah sebgai berikut:

Senin, 07 Desember 2009

No. 113/PR/XII/2009/53

Menanggapi petisi yang disampaikan oleh solidaritas Masyarakat Sipil untuk pencari suaka dan pengungsi mengenai para pengungsi Sri Lanka di Merak, pada hari Jum’at tanggal 4 Desember 2009, Disampaikan hal-hal sebagai berikut:

Dalam menangani masalah pengungsi dan masalah kemanusiaan lainnya, Pemerintah RI berpegang pada prinsip penghormatan pada hak asasi manusia, hukum nasional dan hukum internasional.

255 pengungsi Sri Lanka saat ini masih berada di atas kapal yang membawa mereka masuk ke wilayah Indonesia dan mereka menolak untuk turun dan memilih untuk tetap tinggal di atas kapal tersebut sampai ada jaminan akan diterima bermukim di Australia.

Negara manapun, termasuk Indonesia , tidak dapat mentolerir masuknya warga negara asing ke wilayahnya secara illegal. Oleh karena itu aparat keamanan RI berhak untuk melakukan tindakan pengamanan dan pemeriksaan terhadap latar belakang para pengungsi tersebut. Hal ini diperkuat dengan  diperolehnya  informasi bahwa terdapat orang yang diduga memiliki latar belakang kriminal diantara para pengungsi tersebut.

Indonesia tidak pernah menerima bantuan berupa uang dari Pemerintah Australia seperti yang dilansir oleh media di Australia terkait dalam penanganan pengungsi ini.

Pemerintah RI memiliki komitmen yang tegas untuk menyelesaikan masalah ini secepatnya secara manusiawi, sesuai hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (sumber: Dit. Keamanan Diplomatik).

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s