Enjoyjambi's Blog

Just another WordPress.com weblog

Geoengineering December 15, 2009

Dalam Simposium Nobel Laureate di London akhir Mei lalu, Menteri Energi Amerika Serikat Prof Steven Chu melontarkan iide kontroversial, yaitu mengusulkan atap-atap rumah dan jalanan di cat putih dalam upaya mengurangi dampak pemanasan global.
Apa betul mengecat putih atap rumah bisa melawan kecenderungan pemansan global?? ā€œDengan mencerahkan warna seluruh atap dan jalan,ini setara dengan menghilangan seluruh kendaraan di dunia dari jalanan selama 11 tahun,ā€ ujar peraih nobel Fisika tahun 1997 ini kepada The Times.
Permukaan atap atau jalanan yang berwarna lebih cerah akan meningkatkan kemampuan albedo, yaitu kemampuan Bumi memantulkan kembali radiasi sinar Matahari ke luar angkasa. Menurut Chu, atap berwarna pucat atau putih memiliki tingkst slbedo hinggs 0,8 (80 persen). Ini juga membuat rumah lebih dingin sehingga mengurangi pemakaian energi listrik, khususnya pendingin udara.
Ide Chu yang sederhana tetapi mengena tentang gerakan mengecat putih atap dan jalanan adalah bagian dari upaya yang kini tengah popular di perdebatkan, yaitu geoengineering (rekayasa kebumian). Ini adalah suatu paradikma baru melawa gejala pemanasan global dengan menggunakan bantuan rekayasa tekhnik dan geoogi guna membalikkan efek pemanasan.
Memutihkan atap dan jalanan adalh satu-satunya usulan geoengineering yang akan di sikapi secara serius oleh Pemerintah AS saat ini. Jika di terapkan di 100 kota besar di dunia, dampak gerakan ini setara dengan meghilangkan 44 miliar ton CO2 di udara.
Kebijakkan ini telah diImplementasikan secara bertahap di Negara Bagian California, AS. Usulan yang terdengar sederhana, tetapi tampaknya bakal sulit di terapkan jika tidak di ikuti kesadaran tinggi dari manusia untuk sedikit berkorban demi masa depan bumi.

Sumber : Kompas edisi Selasa, 4 Agustus 2009

Advertisements